Google

Rabu, 20 Januari 2016

Triase Gawat Darurat

Anda tentu Pernah sakit dan harus masuk ruang IGD (Instalasi gawat  darurat) dan tidak langsung mendapatkan penanganan atau anda pernah melihat orang lain yang dilayani duluan?. Jika anda pernah mengalami dan tidak langsung mendapatkan perawatan kesehatan dikarenakan ada pasien lain
yang mengalami penyakit yang lebih serius dan membutuhkan pertolongan segera. Ini adalah prinsip Triase yang merupakan salah satu metode pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) dimana mereka harus mendahulukan pelayanan untuk pasien yang terancam jiwa atau beresiko kecacatan.

Triase/Triage adalah proses memilah dan memilih pasien berdasarkan beratnya penyakit,menentukan prioritas perawatan gawat medik serta prioritas transportasi. Artinya memilih berdasarkan prioritas dan penyebab ancaman hidup. Triase juga merupakan suatu sistem yang digunakan dalam mengidentifikasi korban dengan cedera yang mengancam jiwa untuk kemudian diberikan prioritas untuk dirawat atau dievakuasi ke fasilitas kesehatan.

Tujuan Triase perawatan gawat darurat :

1. Untuk mengidentifikasi dengan cepat korban yang memerlukan stabilisasi segera.
2. Untuk mengidentifikasi korban yang hanya dapat diselamatkan dengan pembedahan.
3. Untuk mengurangi jatuhnya korban jiwa dan kecacatan.

Triase dilakukan berdasarkan observasi Terhadap 3 hal, yaitu :

1. Pernafasan ( respiratory)
2. Sirkulasi (perfusion)
3. Status Mental (Mental State)

Dalam pelaksanaannya biasanya dilakukan Tag label Triase (Label Berwarna) yang dipakai oleh petugas triase untuk mengidentifikasi dan mencatat kondisi untuk tindakan medis terhadap korban.

Pengelompokan Triase berdasarkan Tag label :

1. Prioritas Nol (Hitam)
Pasien meninggal atau cedera Parah yang jelas tidak mungkin untuk diselamatkan.

2. Prioritas Pertama (Merah)
Penderita Cedera berat dan memerlukan penilaian cepat dan tindakan medik atau transport segera untuk menyelamatkan hidupnya. Misalnya penderita gagal nafas, henti jantung, Luka bakar berat, pendarahan parah dan cedera kepala berat.

3. Prioritas kedua (kuning)
Pasien memerlukan bantuan, namun dengan cedera dan tingkat yang kurang berat dan dipastikan tidak akan mengalami ancaman jiwa dalam waktu dekat. misalnya cedera abdomen tanpa shok, Luka bakar ringan, Fraktur atau patah tulang tanpa Shok dan jenis-jenis penyakit lain.

4. Prioritas Ketiga (Hijau)
Pasien dengan cedera minor dan tingkat penyakit yang tidak membutuhkan pertolongan segera
serta tidak mengancam nyawa dan tidak menimbulkan kecacatan. Nah mungkin anda masuk dalam
kategori yang ini, jadi Jangan marah-marah dan jangan heran kenapa anda tidak langsung
mendapatkan perawatan di Ruang UGD sementara mereka harus menolong pasien lain yang lebih parah.

Triase diklasifikasikan menjadi : 

Triase di tempatDilakukan Di tempat korban di temukan atau pada tempat penampungan, triase ini dilakukan oleh tim pertolongan pertama sebelum korban dirujuk ke tempat pelayanan medik lanjutan.

Triase Medic
Dilakukan pada saat Korban memasuki Pos pelayanan medik lanjutan yang bertujuan untuk menentukan tingkat perawatan dan tindakan pertolongan yang di butuhkan oleh korban. Triase ini sering disebut dengan Triase Unit Gawat Darurat

Triase Evakuasi
Triase ini ditunjukkan pada korban yang dapat dipindahkan pada rumah sakit yang telah siap menerima korban. Contohnya Saat Tsunami, Gempa bumi, atau bencana besar lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sampaikan komentar anda dengan sopan